Tiap daerah memiliki tradisi yang keberadaannya selalu diuri-uri. Karena tradisi itu dianggap sebagai ejawantah dari generasi yang datang lebih awal, dengan muatan nilai filosofis dan spiritual yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Kendati kemajuan zaman sedikit banyak turut ambil bagian dalam mengubah tradisi, namun sesepuh dan pegiat kebudayaan sebisa mungkin mempertahankan semangat, makna, atau orientasi dari tradisi itu.



