Saat sekolah dasar dulu, aksara Jawa menjadi pelajaran yang menurut saya sulit untuk dikerjakan. Selain membutuhkan daya hafal, untuk menulisnya juga butuh ketelatenan. Kedua skill itu mesti padu untuk mendulang nilai di atas rata-rata. Hanya saja aksara Jawa saat itu hanya saya pahami sampai pelajaran. Tidak lebih dan tidak kurang. Titik. Selesai.
Sabtu, 26 Agustus 2023
Sabtu, 06 Mei 2023
Sedikit Ihwal Pendidikan Kita
Pendidikan kita memang tengah berbenah. Segala program dicanangkan pemerintah demi pemerataan pendidikan. Hanya saja mesti diakui, upaya berbenah itu tidak seperti dongeng pembangunan Candi Prambanan yang selesai dalam tempo semalam. Pembenahan perlu dedikasi serius, waktu yang tidak sebentar, dan tentu saja anggarannya juga mesti memadai.
Jumat, 05 Mei 2023
Seni Merawat Alam
Seni memang tidak bisa berjarak dengan alam. Seni mengambil bahan dari alam lantas diolah dalam banyak pemaknaan dan bentuk; rupa, suara, gerak, dan benda.
Rabu, 22 Maret 2023
Mengetuk Pintu Ramadhan
Ramadhan di tahun ini rasanya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan bisa dikatakan terlampau jauh berbeda dengan tahun sebelum pandemi datang memaksa sekian peribadatan untuk jeda. Beda tahun, beda rasa ramadhannya.
Selasa, 16 Agustus 2022
Tahlil Kemerdekaan
Sekira 77 tahun yang lalu, tokoh di negeri ini mengambil keputusan penting. Sebelumnya mereka saling duduk bersama, bertukar pendapat, melempar argumen untuk mencapai kata mufakat. Bahkan tahun-tahun sebelumnya lagi, jiwa dan harta dari banyak manusia di negeri ini mesti diikhlaskan raib di tangan kolonial.
Senin, 15 Agustus 2022
Memaknai Bhineka Dari Laku Tetangga
"Puenak yo dadi sapi. Isuk wis didusi, pakan wis disuguhi. Ngombe dijumukno. Mulyo temenan dadi sapi ki", tutur tetangga saya yang rumahnya berdekatan.
Selasa, 19 Juli 2022
Dari Balik Gelaran Pernikahan
Menikah memang jadi tahapan dalam hidup manusia. Ada yang menilai menikah itu sakral. Sampai-sampai sekian aturan ihwal menikah mesti dilakoni. Tujuannya agar pernikahan bisa lestari, terhindar dari bala, dan menuai hidup yang ayem, tentrem, mulyo, lan tinoto.
Senin, 16 Mei 2022
Menjadi Laden Manten
"Jane opo egak ngesne tanganku?", tukas orang yang di depan. Ia dipasrahi sebagai komando laden, sebutan untuk orang yang datang membantu dalam acara pernikahan. Setiap kali ada tamu datang, ia teriak sesuai dengan tangan yang diangkat ke laden.
Selasa, 26 Oktober 2021
Desa Wisata, Jati Diri, dan Tugas Akhir
“Membangun itu mudah mas, tapi merawatnya agar terus berjalan lama itu yang susah”. Pernyataan itu saya dengar dari Mbak Be.
Kamis, 14 Oktober 2021
Kerja, Asmara, dan di Film Thailand
“Aku sudah 21 kali ditolak melamar kerja di bank”, keluh Sakkarin (Pachara Chirathivat) kepada teman belia yang sekaligus disukainya, Jai (Sananthachat Thanapatpisal).
Sabtu, 02 Oktober 2021
Jeda, Kerja, dan Warung Kopi
Minggu, 05 September 2021
Manusia, Buku Pelajaran, dan Murid SMP
Manusia hidup memiliki aturan. Sebab manusia mesti membaur dengan manusia lain yang memiliki berbagai afiliasi, latar belakang, dan kepentingan yang beragam. Dari situ, manusia tidak bisa berbuat sekarepnya. Kecuali memang sifat dan sikapnya telah peroleh label 'manusia urakan' yang dipinggirkan oleh masyarakat.
Senin, 23 Agustus 2021
Masjid, Kegiatan, dan Salah Niat
Ada banyak kegiatan masjid yang digelar sebelum pandemi mendera. Kegiatan itu tidak hanya meliputi peribadatan semata, melainkan juga untuk meningkatkan kualitas sumber daya jamaah yang datang ke masjid. Kegiatan yang cenderung memuat kalam-kalam penyadaran, nasihat, dan penginsyafan.
Senin, 16 Agustus 2021
Koran, Kota, dan Pembangunan
Keberadaan kota membawa perubahan yang signifikan terhadap kehidupan manusia di bumi. Tidak hanya soal dampak positifnya berupa pelayanan yang mudah, kecanggihan teknologi, dan fasilitas yang lengkap, tapi juga soal dampak negatifnya. Sebut saja kemacetan, populasi manusia yang kian waktu kian meningkat (urbanisasi), kesenjangan sosial-ekonomi antara si kaya dan si miskin, ketersediaan ruang hijau yang semakin minim, dan seabrek persoalan kota yang terus terbengkalai.
Sabtu, 14 Agustus 2021
Buku, Kota Bandung, dan Perpustakaan Jalanan
Kota Bandung menjadi salah satu kota besar dan bersejarah di negeri ini. Kota yang dulunya pernah menjadi tempat bersemayamnya Kerajaan Padjajaran, salah satu kerajaan terkuat di nusantara. Kota yang juga pernah menggemparkan penjajah dengan keberanian membakar dirinya menjadi lautan api. Bahkan lagu ‘Halo-Halo Bandung’ yang dibuat oleh Ismail Marzuki bisa disebut sebagai upaya untuk mengabadikan Kota Bandung dalam ingatan.
Selasa, 10 Agustus 2021
Kondisi, Nasihat, dan Ki Ageng Suryomentaram
Dalam mengarungi hidup, manusia kerap dirundung ketidakpastian. Buntut dari itu memicu munculnya rasa khawatir, was-was, dan ketidakyakinan perihal apa yang dilakukan hari ini akan berbuah baik di masa mendatang. Terlebih lagi jika masa lalunya senantiasa dihantui rasa bersalah.
Jumat, 06 Agustus 2021
Pelajar, Angkringan, dan Sikap Angkuh
Malam itu perut saya terasa lapar. Saya memutuskan untuk keluar ke angkringan andalan guna menghilangkan rasa lapar itu. Andalan bukan nama angkringannya. Hanya saja saya menyebut begitu karena harganya lebih murah, menu lebih banyak, dan penjual yang sudah seperti teman sendiri. Ya intinya lebih ramah di kantong dan ramai di perut.
Sabtu, 31 Juli 2021
Manusia, Rasa, dan Cinta
Semoga teman-teman di mana saja dalam keadaan sehat semua. Bagi yang tengah berjuang mentas dari rasa sakitnya, semoga dapat segera sehat dan beraktivitas seperti sedia kala. Dan bagi yang tengah terlilit oleh kondisi sulit, semoga bisa lekas menemukan solusi dan menunaikan mimpi-mimpinya meski berada di tengah kondisi pandemi.
Senin, 26 Juli 2021
Manusia, Gelandangan, dan Buku
Di sekitar kita ada banyak gelandangan. Mereka hidup secara tidak wajar, bukan kurang ajar. Disebut tidak wajar karena makan dan minum seadanya, kadang bermalam di tempat terbuka, dan tubuhnya lekat dengan berbagai macam kuman karena jarang bebersih diri.
Jumat, 23 Juli 2021
Manusia, Ilmu, dan Nilai Guna
Dalam setiap pembicaraan, manusia memerlukan ilmu agar pembicaraan yang disampaikan dapat dimengerti oleh lawan bicaranya. Dalam setiap tulisan, manusia juga perlu ilmu agar apa yang ditulis memiliki nilai guna bagi pembacanya. Dan dalam setiap hal, manusia memerlukan ilmu agar segala yang dikerjakan bisa selesai dengan baik.
-
Belakangan ini kita dikejutkan oleh banyak kejadian yang tidak mengenakkan. Kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan terus-menerus digenjot hab...
-
Mari sejenak kita menengadahkan tangan dan menundukkan kepala. Berdoa untuk para korban semoga mendapat tempat apik di sisi-Nya. Bagi kelu...
-
Sore ini saya bareng Mas Agus Ali Imron berencana untuk mengunjungi beberapa tempat. Acak memang. Namun tempat-tempat itu menjadi saksi seja...
